2021 Ekonomi Digital Tumbuh Paling Tinggi, Kuncinya Ciptakan Inovasi

- Ekobis
  • Bagikan
Gerbang Tol Pamulang jalan tol Serpong Cinere di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten.

HERALD.ID, JAKARTA — Pemulihan ekonomi 2021 membutuhan inovasi dan kreativitas. Pelaku usaha menangkap peluang dengan go digital.

CO-FOUNDER UkmIndonesia, Hilda Fachrizah mengatakan, pertumbuhan ekonomi pada 2021 diperkirakan kembali positif dengan kisaran 3,3 persen (konservatif) hingga 6,1 persen (optimis). Proyeksi tersebut sejalan dengan semakin mampunya masyarakat beradaptasi pada pandemi Covid-19 dan distribusi vaksin.

“2021 menjadi peluang bisnis yang jauh lebih baik,” kata Hilda dengan penuh keyakinan.

Kendati demikian, Dosen FEB Universitas Indonesia itu mengatakan, bukan berarti 2021 ini tanpa kendala. Tantangannya adalah Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perlu berdaptasi dengan Go Digital.

Inovasi dan adaptasi ini penting, mengingat jumlah UMKM yang aktif berjualan secara online atau daring masih sangat rendah. UMKM yang sudah memiliki akun di e-commerce online hanya sekitar 8-10 juta.

Bahkan yang aktif transaksi hanya sekitar sekitar 4-10 persen saja. Padahal, ada 160 juta pengguna aktif media sosial dan hampir 100 juta belanja melalui e-commerce.

Sangat miris lagi jika dibandingkan dengan unit usaha UMKM yang sangat besar. Total usaha mikro ada 63,35 juta unit usaha. Lalu usaha kecil 783.132 unit usaha, dan usaha menengah sebanyak 60.702 unit usaha.

“Go Digital memudahkan UMKM membaca tren pasar, membidik peluang, mengambil keputusan bisnis dengan lebih tepat,” terangnya.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan