HERALD.ID, MAKASSAR – Tahapan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2022-2026 akan memasuki tahapan penyaringan menjadi tiga besar.

Hal itu disampaikan panitia pemilihan rektor dalam konferensi pers di Ruang Rapat Senat Akademik, Rektorat Unhas, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Kamis (28/10/2021).

Ketua Penyaringan Calon Rektor Unhas Prof Nurpudji Astuti Daud menyebutkan, penyaringan ini terdiri dari beberapa tahapan.

Tahapan tersebut yakni calon diberikan kesemptan untuk menggali aspirasi dari empat zona di Unhas.

Empat zona tersebut yakhi saintek, medikal kompleks, agro kompleks, dan ilmu-ilmu sosial.

“Dari aspirasi yang mereka dapat akan melengkapi kertas kerjanya yang akan diserahkan kembali ke senat akademik,” katanya.

“Kemudian inilah yang akan dipaparkan pada hari H. Hari H itu tanggal 14 Desember. Di situ akan kelihatan apa yang sudah ditambahkan, itu sudah akan makin lengkap,” sambungnya.

Lebih rinci, Prof Nurpudji memaparkan bahwa terdapat enam tahapan penyaringan calon rektor Unhas.

Pertama penyampaian nama-nama bakal calon rektor Unhas yang telah berlangsung hari ini, Kamis (28/10/2021).

Kemudian pengambilan dan penetapan nomor urut bakal calon Rektor Unhas yang bakal berlangsung Jumat (29/10/2021) besok.

Lalu penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi bakal calon rektor dari empat zona pada Senin – Kamis (8-11/11/2021) mendatang.

Penyerahan kelengkapan berkas bakal calon Rektor Unhas pada Senin – Kamis (15-18/11/2021).

Selanjutnya pemaparan kertas kerja bakal calon rektor, pemungutan suara, dan penetapan calon Rektor Unhas pada Selasa (14/12/2021).

Serta penyampaian nama-nama tiga calon rektor Unhas dari senat akademik kepada MWA pada Jumat (17/12/2021).

Proses pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin Periode 2022 – 2026 memasuki Tahap Penyaringan oleh Senat Akademik. Untuk mempersiapkan proses Tahapan Penyaringan, Senat Akademik telah membentuk Panitia Penyaringan Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026.

“Panitia Penyaringan telah mempersiapkan serangkaian kegiatan yang kita mulai pada hari ini, yaitu penyampaian nama-nama Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026 dari MWA kepada Senat Akademik. Kami juga menggelar pertemuan ini sebagai sosialisasi kepada masyarakat terkait proses yang akan dilakukan,” kata Prof. Nurpudji.

Panitia Penyaringan akan menggelar beberapa kegiatan, yaitu: pengambilan nomor urut bagi Bakal Calon Rektor Unhas Periode 2022-2026, dilanjutkan dengan penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi dari fakultas-fakultas.

“Untuk penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi ini akan dilakukan pada empat zona, yaitu zona Saintek dan Sekolah Pascasarjana, zona Agro Kompleks, zona Medikal Kompleks, dan zona Ilmu-ilmu Sosial,” kata Prof. Puji.

Selanjutnya para Bakal Calon Rektor akan diminta memaparkan kerja kerja yang dilanjutkan dengan pemungutan suara oleh anggota Senat Akademik Unhas. Tiga orang Bakal Calon yang memperoleh suara terbanyak akan ditetapkan sebagai Calon Rektor dan diserahkan kepada MWA.

“Sistem pemilihan adalah satu orang satu suara. Anggota Senat Akademik berjumlah 82 orang yang akan memberikan suara,” kata Prof. Nurpudji.

Sementara itu, Ketua Senat Akademik Unhas, Prof. Dr. Dadang A. Suriamihardja, menjelaskan bahwa pertemuan ini merupakan kesempatan untuk menyebarluaskan informasi terkait penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas mendatang kepada masyarakat.

“Unhas ini adalah kampus yang besar dan selalu menjari perhatian publik. Maka kami ingin mendorong iklim transparansi, sehingga proses yang berlangsung dapat diketahui oleh seluruh masyarakat,” kata Prof. Dadang.

Untuk diketahui, delapan calon rektor Unhas itu diantaranya:

1. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Prof Armin.

2. Dekan Fakultas Kedokteran Prof Budu.

3. Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI Prof dr Abdul Kadir.

4. Dekan Fakultas Hukum Prof Farida Patittingi.

5. Dekan Sekolah Pascasarjana Unhas Prof Jamaluddin Jompa.

6. Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prof Indrianty.

7. Wakil Rektor Bidang Akademik Prof Restu.

8. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Infrastruktur Prof Sumbangan Baja.