Covid-19 Ngegas Lagi, Pemerintah Minta Aktivitas Masyarakat Dibatasi, Kantor WFH Lagi

- Nasional
  • Bagikan
ILUSTRASI

HERALD.ID, JAKARTA – Kasus penularan Covid-19 terus meningkat alias ngegas lagi. Pemerintah pun meminta masyarakat batasi mobiltas dan kantor-kantor diharapkan menerapkan Work From Home (WFH) lagi.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam upaya menekan laju Covid-19, masyarakat harus mengurangi kegiatannya.

Walaupun sistem kesehatan Indonesia sudah cukup siap dalam menghadapi Omicron.

“Pemerintah siap, kalau masyarakat tidak siap, itu juga jadi masalah,” katanya dalam keterangannya, Minggu (16/1/2022)

Dikatakannya, sesuai arahan Presiden Jokowi, meski tetap mengikuti level PPKM berdasarkan asesmen yang ada, dia meminta masyarakat membatasi aktivitas keluar rumah.

“Ini saya ulangi, kalau tidak perlu kumpul-kumpul, tidak usah kita kumpul. Sama halnya dengan perkantoran, jika seandainya opsi work from home masih tetap mampu menjaga tingkat produktivitas, kita serahkan kepada pimpinan teratas untuk melakukan asesmen sendiri. Saya imbau opsi tersebut (WFH) bisa diambil,” katanya.

Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) itu pun mengimbau agar kegiatan perkantoran bisa diatur agar tidak perlu 100 persen WFO (Working From Office).

“Kami mengimbau, kalau di kantor tidak perlu 100 persen, ya tidak usah 100 persen yang hadir. Jadi diatur saja, lihat situasinya, apakah dibikin 75 persen untuk dua minggu ke depan, itu bisa dilakukan asesmen oleh kantor masing-masing. Khususnya kantor. Kalau industri saya kira tidak ada masalah,” ujarnya.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan