Erdogan Tolak Finlandia dan Swedia Gabung NATO: Kami Tak Terima Teroris

- Internasional
  • Bagikan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. IST

Herald Indonesia – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan secara lantang menolak Swedia dan Finlandia untuk bergabung dengan aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

Diketahui, Swedia dan Finlandia telah mengajukan permohonan untuk bergabung secara resmi pada Rabu (18/5/2022).

Erdogan menyebut telah dengan jelas mengatakan kepada sekutu NATO lain bahwa Turki akan menolak keanggotaan Finlandia dan Swedia di aliansi tersebut.

“Kami akan tetap menerapkan kebijakan kami dengan cara yang pasti. Kami telah mengatakan kepada sekutu bahwa kami tetap akan menolak keanggotaan Finlandia dan Swedia. Dan itu akan tetap seperti itu,” kata Erdogan dalam sebuah video dilihat, Jumat (20/5/2022).

Menurutnya, Finlandia dan Swedia menampung dan membiayai “teroris” hingga memasok mereka dengan senjata. Hal itu menjadi alasan Turki menolaj Finlandia dan Swedia

“NATO adalah aliansi keamanan dan kami tidak dapat menerima teroris berada di dalamnya,” ucap Erdogan.

Ia mengatakan Swedia dan Finlandia menampung orang-orang yang terkait dengan kelompok yang dianggap teroris, yaitu kelompok militan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) dan pengikut Fethullah Gulen, yang dituduh Turki mengatur upaya kudeta pada 2016.

“Kami memiliki sensitivitas seperti melindungi perbatasan kami dari serangan oleh organisasi teroris,” bebernya.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan