Diduga Sebar Hoax Soal Santri di Madura Tolak UAS, Panglima: Tangkap Eko Kuntadhi

- HeraldNews
  • Bagikan
Tangkapan layar Twitter terkait cuitan Eko Kuntadhi

Herald Indonesia, Jakarta—Diduga menyebar hoax dengan unggahan yang menyebut kedatangan Ustaz Abdul Somad (UAS) di Madura akan ditolak santri, #TangkapEkoKuntadhi trending di Twitter. Eko Kuntadhi dituding berusaha memecah belah bangsa dengan unggahan itu.

Sebagaimana dilihat Herald Indonesia, Sabtu, 21 Mei hari ini, Eko Kuntadhi melalui akun @_ekokuntadhi mencuit kalimat “Madura gak mau kalah dengan Singaoura!”

Selain itu, ia menyertakan gambar bertuliskan, “Hari Ini, Ratusan Santri Bakal Gelar Aksi Tolak Kedatangan Ustadz Abdul Somad di Madura.”

Unggahan itu merujuk pada deportasi UAS beberapa hari lalu. Tapi pada kenyataannya cuitan Eko itu tidak terbukti benar. Bahkan UAS yang datang ke Madura malam tadi disambut antusias ribuan masyarakat.

“UAS hadir di Madura malam ini 20 Mei 2022, Alhamdulillah Jamaah hadir dan issue ditolak datang ke Madura hanyalah isapan jempol kaki.  Sehat selalu Tuan Guru UAS,” tulis @nur_willy.

Netizen pun meminta Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan atensi pada cuitan Eko.

“Lapor pak Kapolri @ListyoSigitP Ada yang sebar hoax dan pemecah belah persatuan Bangsa nih pak #TangkapEkoKuntadhi,” cuit pemilik akun bernama @panglima_z.

“Pak polisi kapan mau nangkap buzzerRp penyebar berita hoax ini ??.. Ati ati lu Eko.. jgn sembarangan sama orang Madura,” tulis @DadangRusian.

Editor: Muhammad Ilham
Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan