Perseteruan Cak Imin-Yenny Wahid Berawal Sejak 2008, Hingga Saling Sindir di Media Sosial: Gagal dan Baper

- Politik
  • Bagikan
Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid.

HERALD INDONESIA – Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kembali berseteru dengan Zaanuba Arifah Chafsoh alias Yenny Wahib. Keduanya saling sindir di media sosial, Kamis 23 Juni 2022.

Baik Cak Imin mau pun Yenny Wahid membuat sindirian di akun twitternya. Keduanya memang pernah berseteru di tahun 2008 lalu. Mereka berebut amplop berisi nomor urut kampanye PKB, saat itu.

Perseteruan itu kembali berlanjut. Itu berawal dari pernyataan Yenny Wahid setelah menjadi pembicara dalam acara Stadium General bertajuk: Antisipasi Gerakan Radikalisme dan Intoleran dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara, di kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu 22 Juni 2022.

Yenny Wahid bilang, dirinya bukan lagi PKB pimpinan Muhaimin Iskandar. Dia bahkan pernah membentuk Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara (PKBN).
“Saya bukan PKB Cak Imin, saya PKB GusDur,” kata Yenny Wahid setelah menjadi pembicara pada stadium general itu.

Yenny Wahid dikesempatan itu juga meminta kepada para politisi yang hasil surveinya tidak terlalu tinggi agar tidak memaksakan diri untuk maju mencalonkan di Pilpres 2024 mendatang.

“Politisi yang surveinya tidak terlalu ngangkat, jangan terlalu ngotot,” kata Yenny Wahid.

Dia pun beranggapan, jika Cak Imin telah mengambil posisi yang berseberangan dengan pengurus PB NU. Hal tersebut menurut Yenny Wahid, dapat merugikan konsituen NU mau pun PKB.

“Yang paling utama ketua umum PKB itu, tidak boleh kemudian mengambil posisi berseberangan dengan NU, kasihan umat di bawah. Itu tentunya dapat merugikan konstituen baik NU maupun PKB, orang NU yang ada di PKB,” pungkasnya.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan

Tambahkan Komentar Anda