Penyebab Kematian Staf Kantor Pengadilan Agama Kolaka Dilatari Asmara, Pelaku Dibekuk di Bone Sulsel

- Kriminal
  • Bagikan
Ilustrasi penikaman

HERALD INDONESIA – Staf Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Firdaus (37 tahun) ditemukan tewas di Pantai Kayu Angin, Kecamatan Samaturu, pada Minggu 16 Juni 2022.

Kematian Firdaus dianggap tidak wajar. Polisi menduga korban dibunuh tiga hari sebelum ditemukan di kawasan pantai wisata kuliner tersebut.

Sebab, dari keterangan seorang wanita bernama Iin. Korban sempat beradu mulut dengan pria berinisial Z hingga berakhir perkelahian.

Menurut Kapolres Kolaka, AKBP Resza Rahmadianshah, kasus pembunuhan ini dilatari persoalan asmara.

Sebab Iin dan pelaku memiliki hubungan asmara. Sedangkan sebelum kejadian, korban tepergok jalan Iin. Hal itu disaksikan seorang pria yang diduga rekan pelaku.

Keberadaan korban dan Iin di lokasi diketahui pelaku atas laporan rekannya itu. Pelaku pun mendatangi keduanya. Setibanya di sana, pelaku dan korban sempat adu mulut berujung perkelahian.

“Pelaku dan korban kemudian berkelahi sampai di laut. Saat itu, Z (pelaku) mengeluarkan badik lalu menusuk korban di bagian perut,” ungkap AKBP Resza saat menggelar konferensi pers, Kamis 30 Juni 2022.

Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri ke Kabupaten Bone, Sulsel. Di lokasi persembunyiannya, Z pun ditangkap.

Polisi lantas menyita sejumlah barang bukti, berupa pakaian yang digunakan Z saat menghabisi nyawa korban.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan