Bukan Orang Sembarangan, Ternyata Ini yang Memaksa Kapolri “Parkir” Irjen Ferdy Sambo dan Kawan-Kawan

- HeraldNews
  • Bagikan
Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

HERALD.ID — Asumsi beberapa pihak bahwa jenderal polisi saling melindungi dalam kasus Brigadir J akhirnya terbantahkan. Ternyata ada beberapa jenderal yang memaksa Kapolri parkir Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Para jenderal bintang tiga disebut mengancam bakal mengundurkan diri dari tim khusus gabungan Polri bila Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tak memutasi Irjen Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Mereka menganggap sejumlah perwira tinggi, perwira menengah hingga tamtama berperan merusak dan menghilangkan barang bukti kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Desakan itu ditindaklanjuti Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan menerbitkan Telegram Rahasia (TR) bernomor ST/1628/VIII/KEP/2022 yang berisi mutasi sejumlah perwira tinggi, perwira menengah hingga tamtama dari berbagai kesatuan kepolisian. Mereka “diparkir” di Yanma.

“Permintaan pati (perwira tinggi) bintang tiga untuk mereka dipindahkan karena indikasi merusak alat bukti di TKP, dan itu belum semua (dimutasi),” kata seorang sumber di internal kepolisian mengutip Inilah.com, Jumat (5/8/2022).

Ada 15 polisi yang dimutasi dalam kasus ini. Ternyata belum semuanya. Sebelumnya disebutkan ada 25 polisi yang diperiksa dalam kasus Brigadir J.

Para jenderal bintang tiga itu disebutkan terus meminta Kapolri Sigit melucuti semua perwira yang terlibat hingga akar-akarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolri Sigit sempat menonaktifkan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Karopaminal Divpropam Brigjen Hendra Kurniawan, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto. Namun mereka dianggap masih menjadi batu kerikil pengungkapan kasus kematian Brigadir J.

Untuk itu, para jenderal bintang tiga sempat melayangkan ancaman kepada Kapolri Sigit untuk mencopot dan memutasi sejumlah perwira Polri yang terlibat menghambat terungkapnya kasus kematian Brigadir J.

Menurut sumber di kepolisian, posisi Sambo semakin terpojok karena para perwira tinggi berpangkat komisaris jenderal (komjen) geram dengan kasus yang terjadi di kediaman Sambo apalagi berdampak pada rusaknya reputasi Polri.

Silahkan kirim ke email: redaksi@herald.id.
Stay connect With Us :
  • Bagikan

Tambahkan Komentar Anda