HERALD.ID – ML kini dibebaskan pihak kepolisian resort (Polres) Palopo, setelah sempat ditahan atas kasus pencurian pada 23 September 2022 lalu.

Saat melakukan aksinya, ML menggasak satu unit TV, 30 bungkus rokok dan sejumlah uang tunai.

Di hadapan penyidik, ML mengakui seluruh perbuatannya. Dia juga mengaku terpaksa melakukan hal tersebut lantaran terhimpit masalah ekonomi.

Meski demikian, ML tidak hanya menyimpan hasil curiannya itu. Dia mengaku, terpaksa mencuri untuk menambah biaya pengobatan anaknya yang mengalami kebocoran jantung.

ML menceritakan, jika selama anaknya menderita penyakitnya itu, dia telah melakukan berbagai upaya demi mengobati putrinya.

ML juga sudah menjual sebagian harta bendanya. “Saya sudah jual motor. pernah juga mendapat bantuan dari teman-teman dan beberapa relawan lainnya,” katanya.

Saat ini katanya, anak kelimanya itu masih harus menjalani perawatan yang intensif. Dia menjelaskan, jika anaknya itu telah menjalani tiga kali proses pengobatan.

“Untuk yang pertama itu saya jual motor, kemudian yang kedua bantuan dari teman dan dermawan lainnya. Terakhir yang ketiga itu, habis ratusan juta,” ujarnya.

“Seharusnya ini dia (anak ML) harus menjalani pemeriksaan keempat, tapi karna ada masalah ini mungkin terhambat lagi pak,” jelasnya.

Sementara Kasat Reskrim Polres Palopo, Iptu Akhmad Risal mengatakan, jika pihaknya mengambil langkah restorative justicen setelah melakukan serangkainya penyelidikan.

“Setelah kita telusuri kebenarannya, kita melakukan upaya restorative justice dan korbannya juga mengerti, sehingga korban menarik laporannya,” katanya, Jumat 21 Oktober 2022.