84 Persen Kasus Meninggal belum Vaksin Booster COVID-19, Menkes Minta Tolong

- Covid19
  • Bagikan

HERALD.ID, BOGOR—Sebanyak 84 persen pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam gelombang terakhir ini belum mendapatkan vaksin booster.

Demikian juga dengan 74 persen pasien Covid-19 yang mengalami gejala sedang dan berat dan dirawat di rumah sakit. Mereka juga diketahui belum mendapatkan vaksin booster.

Hal itu disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (24/11/2022).

“Kasus di rumah sakit itu yang masuk, kasus yang masuk rumah sakit dan kasusnya sedang berat itu 74 persen belum di-booster. Jadi yang masuk rumah sakit dan kondisinya itu sedang atau berat 74 persen belum dibooster. Untuk kasus yang meninggal, dalam gelombang terakhir ini 84 persen belum di-booster,” ujar Menkes dikutip dari republika.co.id.

Makanya, Menkes Budi menekankan masyarakat agar segera mendapatkan vaksinasi booster. Terkhusus tenaga kesehatan dan juga masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun.

“Jadi buat teman-teman, masyarakat tolong diingatkan agar cepat-cepat d-ibooster, baru 66 juta dari 234 juta target sasaran kita yang di-booster, cepat di-booster, khususnya untuk nakes dan lansia di atas 60 tahun juga segera lakukan booster kedua,” kata Menkes Budi.

Menkes juga mengajak masyarakat mau menggunakan vaksin buatan dalam negeri, Indovac, karena terbukti ampuh memberikan perlindungan.“ Tidak kalah dari produksi luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN terus mengupayakan kemandirian pangan, energi, dan juga kesehatan. Salah satu yang diupayakan BUMN yakni produksi vaksin Covid-19 buatan dalam negeri, Indovac, yang disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pagi hari ini.

“Ini adalah salah satu contoh bagaimana kami Kementerian BUMN terus menjaga yang namanya kemandirian kesehatan, salah satunya yang hari ini kita saksikan, kita sudah bisa memproduksi vaksin Covid-19 buatan Indonesia,” ujar Erick.

Menurut Erick, BUMN akan terus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan berupaya melakukan penanggulangan berbagai jenis penyakit lainnya yang juga membutuhkan vaksin.

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan