Komisi VI: Kereta Cepat Jangan Menyusu kepada Negara Terus Menerus

- Ekobis
  • Bagikan
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M. Sarmuji (Foto: Geraldi/nr)

HERALD.ID, JAKARTA—Wakil Ketua Komisi VI DPR RI M. Sarmuji menekankan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) secara bisnis harus layak dalam jangka waktu menengah dan panjang. Ia menegaskan tidak ingin KCJB menyusu kepada negara terus menerus.

Sarmuji mengatakan, kereta cepat pertama di ASEAN itu nantinya tidak akan menjadi beban negara dengan bergantung lagi ke keuangan negara. Keberadaan Kereta Cepat ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi terhadap masyarakat di sekitar.

“Secara ekonomi (jangka pendek) ini layak, tetapi ke depan harus dipastikan bahwa secara bisnis ini (KCJB) ini juga layak dalam jangka menengah dan panjang,” tegas Sarmuji dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Wakil Menteri BUMN II di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, dikutip dari dpr.go.id.

Menurutnya, kalau hanya manfaat ekonominya lalu terjadi pembengkakan operasional dalam proses nanti kereta api ini berjalan, tentu ini akan menyebabkan beban yang terus-menerus.

“Kami tidak mau, meskipun ada manfaat ekonomi yang kita bisa pahami, tetapi terus menerus ini menyusu kepada negara,” tegasnya.

 Keberadaan Kereta Cepat ini menurut Politisi Fraksi Partai Golkar itu meskipun tergolong ke dalam transportasi massal, akan tetapi jika didalami Kereta Cepat ini tidak seperti transportasi massal seperti pada umumnya.

“Jadi saya mengingatkan betul, jangan sampai dalam jangka menengah-panjang menyusu lagi ke keuangan negara. Kalau ini terjadi, agak merepotkan kita,” tuturnya.

Sarmuji berharap Keberadaan Kereta Cepat ini dapat memberikan dampak kepada masyarakat yang berada di sekitar jalur kereta api. Sehingga, tidak terkesan hanya menguntungkan bagi swasta besar.

“Bukan berkesan, ada orang-orang yang diuntungkan atau swasta besar yang diuntungkan yang mengambil manfaat paling besar karena ada jalur kereta api ini,” tegasnya.

“Ada banyak asumsi-asumsi, misalkan pengembang sudah memborong tanah di sekitar itu dan sebagainya. Taruhlah itu terjadi, tetapi manfaat terbesarnya kami berharap ada masyarakat dan negara,” lanjutnya.

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan