Menkes Sebut BPJS Orang Kaya Bikin Gaduh, Manajamen Beri Komentar Begini

- Kesehatan
  • Bagikan

HERALD.ID, JAKARTA – Manajemen BPJS Kesehatan buka suara terkait pernyataan Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin di Komisi IX DPR RI, Selasa (22/11/2022) lalu yang menuai kritik masyarakat.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) BPJS Kesehatan, Iqbal Anas Ma’ruf mengatakan bahwa setiap peserta BPJS Kesehatan berhak untuk menerima layanan kesehatan sesuai dengan peraturan yang ada.

Sebelumnya, Budi menyebut bahwa orang kaya diharapkan untuk jangan membebani Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan) dan negara.

Akibat pernyataan tersebut, muncul pertanyaan “Apakah orang kaya berarti tidak boleh menggunakan BPJS Kesehatan karena dinilai membebankan?” oleh warganet.

Oleh karena itu, Iqbal menegaskan bahwa tidak ada diskriminasi atau perlakuan yang berbeda terhadap peserta dari golongan manapun.

“Selama ini, semua peserta BPJS Kesehatan dapat menggunakan kartunya untuk mengakses layanan dan di aturan tak boleh ada diskriminasi atau perlakuan yang berbeda,” jelas Iqbal saat dikonfirmasi, Sabtu (26/11/2022).

Untuk diketahui, peserta BPJS Kesehatan dari kalangan orang kaya berjumlah 30 persen. Sebab, jumlah peserta BPJS Kelas 3 adalah sekitar 70 persen dari total jumlah peserta.

Iqbal menyebutkan, peserta BPJS Kesehatan yang ingin memperoleh fasilitas lebih tinggi akan dikenakan selisih biaya.

Selisih biaya ini yaitu di antara biaya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan dengan biaya yang wajib dibayar.

Sedangkan untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan tidak diperkenankan untuk naik mendapatkan fasilitas yang lebih tinggi.

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan