Langgar Konstitusi, Polisi Tangkap Presiden: Kami Mengikuti Aturan Hukum bukan Presiden

- Internasional
  • Bagikan
Wakil presiden Castillo, Dina Boluarte telah ditunjuk untuk menggantikannya oleh Kongres (Foto: Getty)

HERALD.ID, LIMA—Sistem politik Peru berada di ambang kehancuran setelah presidennya Pedro Castillo dituduh melakukan kudeta. Pedro Castillo dilaporkan menyerahkan diri ke polisi dan ditangkap.

Pedro Castillo mengumumkan dia membubarkan Kongres Negara hanya beberapa jam sebelum sidang pemakzulan terhadapnya. Legislator yang ingin dia keluar dari jabatannya menuduh Pedro Castillo bersalah melakukan korupsi.

Sang presiden kemudian menyerahkan diri ke polisi, yang menangkapnya karena ‘melanggar konstitusi’

Polisi dan tentara nasional sebelumnya mengumumkan bahwa mereka tidak mendukungnya, dengan mengatakan ‘dia sendirian’.

Sebuah pernyataan yang dirilis hari ini mengatakan polisi ‘mengikuti aturan hukum dan bukan presiden’.

Dikutip dari Metro, Kongres secara resmi memilih untuk menggulingkannya karena ‘ketidakmampuan moral permanen’ dengan 101 suara mendukung. Wakil presiden Dina Boluarte ditunjuk untuk menggantikannya.

Kantor ombudsman nasional Peru mengatakan upaya Castillo untuk menghindari pemakzulan telah melemparkan Peru ke tengah keruntuhan konstitusional ‘yang tidak bisa disebut apa pun kecuali kudeta’.

Castillo saat ini menghadapi penyelidikan atas enam tuduhan, yaitu mengambil keuntungan dari uang publik. Sosialis itu bersikeras dia tidak bersalah, mengklaim kesalahannya hanya karena kurangnya pengalaman. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan