Celine Dion Alami Sindrom Orang Kaku, Penyakit Sangat Langka, Hanya Satu dari Setiap Satu Juta Orang yang Didiagnosis

- Selebriti
  • Bagikan
Celine Dion (Foto: getty Images)

HERALD.ID, JAKARTA—Celine Dion mengumumkan menunda tur dunianya. Penyanyi The My Heart Will Go On, 54, menjelaskan bahwa dia telah didiagnosis dengan sindrom orang kaku sehingga harus menunda atau membatalkan tanggal yang direncanakan untuk tahun 2023.

Stiff-person syndrome (SPS) adalah kelainan gerakan autoimun langka yang memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).

Sebuah postingan di Instagram berbunyi: “Celine Dion menjadwal ulang pertunjukan Musim Semi 2023 ke 2024, dan membatalkan delapan pertunjukan musim panas 2023-nya.”

Dikutip dari Metro, sang penyanyi mengirim sebuah pesan pribadi ke penggemarnya. “Saya telah berurusan dengan masalah kesehatan saya untuk waktu yang lama, dan sangat sulit bagi saya untuk menghadapi tantangan ini dan untuk berbicara tentang semua yang saya lakukan.

“Menyakitkan saya untuk memberi tahu Anda bahwa saya tidak akan siap untuk memulai kembali tur saya di Eropa pada bulan Februari.” Kata Celine Dion.

Apa itu sindrom orang kaku?

Stiff-person syndrome (SPS) adalah kelainan gerakan autoimun langka yang memengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang).

SPS ditandai dengan kekakuan otot yang berfluktuasi di batang tubuh dan tungkai serta kepekaan yang meningkat terhadap rangsangan seperti kebisingan, sentuhan, dan tekanan emosional, yang dapat memicu kejang otot. Sindrom orang kaku sangat jarang terjadi.

Hanya sekitar satu dari setiap satu juta orang telah didiagnosis dengan sindrom ini. Wanita dua kali lebih banyak mengalami sindrom orang kaku dibandingkan pria. Gejala dapat terjadi pada usia berapa pun tetapi biasanya berkembang antara usia 30 dan 60 tahun. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan