Jokowi dan Erick Thohir Dipuji karena Vaksinasi Covid-19 Sukses di Indonesia

- Politik
  • Bagikan
Jokowi dan Erick Thohir. (Foto: Kementerian BUMN)

HERALD.ID, JAKARTA—Tingkat kepuasan masyarakat pada kinerja Presiden Jokowi dan sejumlah menteri masih tinggi. Hasil survei Poltracking menunjukkan hal itu.

Salah satu menteri Jokowi yang mendapatkan tingkat kepuasan tertinggi adalah Menteri BUMN Erick Thohir. Salah satu parameter kepuasan masyarakat pada kinerja Presiden dan Menteri BUMN adalah kesuksesan program vaksinasi Covid-19.

Kepuasan masyarakat dinilai ekonom senior yang juga terlibat dalam jaringan peneliti dunia untuk penanggulangan Covid-19, Drajad Wibowo, sebagai hal yang wajar.

Sebagai peneliti, Drajad memberi apresiasi kepada Presiden Jokowi dan Erick Thohir atas kesuksesan vaksinasi di Indonesia. Menurut Drajad, langkah cepat Indonesia dalam mendorong program vaksinasi massal untuk 200 juta rakyat adalah kebijakan yang sangat krusial bagi penanggulangan Covid-19.

Drajad menjelaskan, Presiden yang memimpin kebijakan strategis dan Menteri BUMN Erick Thohir yang memimpin di lapangan patut diapresiasi karena kini kehidupan masyarakat telah berangsur normal.

“Sebagai peneliti Covid, saya sangat mendukung dan mengapresiasi terjaminnya vaksin ini. Apresiasi yang sangat obyektif disampaikan kepada Presiden Jokowi dengan kebijakan strategisnya dan Erick sebagai motor dari terjaminnya ketersediaan dan distribusi vaksin. Hasilnya sudah bisa dirasakan sendiri oleh masyarakat,” ujar Drajad kepada wartawan Jumat (9/12) dikutip dari republika.co.id.

Secara umum kata Drajad, Kementerian BUMN mampu bergerak efektif dengan memaksimalkan infrastruktur yang ada dalam penanggulangan Covid-19. Secara khusus dia menilai Erick Thohir mampu memanfaatkan jaringan di luar dan dalam negeri untuk memastikan adanya vaksin bagi masyarakat.

Tugas yang dilakukan Erick menurutnya sangat berat dan detail. Selain mesti memastikan datangnya vaksin dari luar negeri secara cepat dan dalam jumlah besar, Erick juga mesti menyiapkan fasilitas pendukung vaksin tersebut. Hal itu diantaranya fasilitas penyimpanan vaksin yang dosisnya mencapai ratusan juta.

“Saya mengetahui sendiri, Erick memanfaatkan jaringan globalnya untuk mendapatkan vaksin tersebut, baik dari Sinovac, Astrazeneca, Pfizer dan sebagainya. BUMN juga dikerahkan untuk menjamin distribusi vaksin ke seluruh pelosok Indonesia. Secara manajerial, ini adalah tugas yang sangat berat karena vaksin memerlukan pendingin dan berbagai perlakuan khusus lainnya,” ucap Drajad.

Ia pun menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Erick itu patut mendapat apresiasi tinggi. Sebab dampaknya sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat secara mikro maupun makro. Perlahan, kini masyarakat sudah bisa beraktivitas secara normal.

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan