BUMN Kemungkinan Tak Ada Lagi di 2045, Ini Alasan Erick Thohir

- HeraldNews
  • Bagikan
BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir

HERALD.ID, JAKARTA – Pada tahun 2045, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kemungkinan tak diperlukan lagi. Itu dibeber Menteri BUMN, Erick Thohir.

Alasan Erick, kemungkinan pada 2045 itu, Indonesia sudah mewujudkan cita-citanya, menjadi lima negara teratas dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Jika sudah menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar dunia, Indonesia lanjut Erick, kelak bisa saja tak lagi memiliki perusahaan milik negara.

“Saya enggak tahu apakah 2045 ada BUMN lagi atau tidak. Mungkin saja enggak ada, karena 2045 daya beli masyarakat sudah tinggi,” ungkap Erick.

Erick mengatakan, perusahaan BUMN saat ini sepertiganya memang masih menjadi pengendali ekonomi di Indonesia. Dia lalu membandingkannya dengan beberapa kekuatan ekonomi besar global seperti Amerika Serikat dan China.

“Hari ini memang bisnis di Indonesia beda dengan negara lain. Di Amerika kita sudah tidak kenal yang namanya BUMN tapi di China, atau di beberapa negara yang mix seperti Singapura, Malaysia, masih ada. Tapi modelnya kita lebih mirip sama China,” ungkap calon Ketua Umum PSSI ini.

Erick mengatakan, sebagai seorang yang kenyang pengalaman di perusahaan swasta, Erick melihat ada yang menarik dari BUMN menurut pandangan orang swasta. Dengan footprint yang begitu luas, perusahaan pelat merah saat ini merupakan salah satu tulang punggung pelayanan publik di Indonesia.

“Ini yang di beberapa negara seperti di Amerika agak berbeda, karena mungkin memang daya belinya sudah tinggi, jadi tidak perlu lagi subsidi listrik, pupuk, dan lain-lain Tapi karena daya beli di indonesia masih rendah, keberadaan BUMN ini lebih impactfull,” paparnya.

Karena lanjut dia, tidak mungkin swasta yang diperintahkan untuk melakukan penugasan, yang tidak ada kekuatan bisnisnya di awal. Penugasan ini kata Erick, menjadi kekuatan BUMN. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan