Hari Ini, Giliran Putri Candrawathi dan Richard Eliezer Bacakan Pembelaan Diri

- Hukum
  • Bagikan
Putri Candrawathi. (Foto: HO)

HERALD.ID, JAKARTA—Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) akan melanjutkan sidang perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat Rabu hari ini (25/1/2023).

Untuk hari ini, sidang akan mendengarkan pleidoi atau nota pembelaan dari dua terdakwa yakni Putri Candrawathi dan Bharada E atau Richard Eliezer Pudihang Lumiu.

“Terdakwa Putri Candrawathi dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Rabu 25 Jan 2023, (agenda) untuk pembelaan,” kata Pejabat Humas PN Jakarta Selatan Djuyamto dalam keterangannya yang diterima awak media dikutip dari inilah,com.

Sidang tersebut akan digelar secara bergiliran mulai pukul 09.30 WIB di ruang utama Oemar Seno Adji, PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jaksel.

Dalam kasus ini, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dituntut pidana 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sementara, Richard Eliezer dituntut 12 tahun penjara.

Mereka dinyatakan jaksa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana turut serta menghilangkan nyawa Brigadir J dengan perencanaan seperti yang didakwakan.

Jaksa menyatakan Putri dan Richard melanggar Pasal 340 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP sebagaimana dakwaan primer.

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan pembunuhan yang direncanakan terlebih dahulu sebagaimana yang diatur dan diancam dalam dakwaan pasal 340 juncto pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHP,” kata jaksa.

Tuntutan yang dijatuhkan untuk Richard mengejutkan publik. Pasalnya, mantan ajudan Ferdy Sambo ini disebut menyandang status justice collaborator.Kemarin, tiga terdakwa lainnya, yaitu mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Kuat Ma’ruf, dan Ricky Rizal sudah menyampaikan pembelaan mereka. (*)

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan