HERALD.ID, WAJO – Penyidik Satuan Reskrim Polres Wajo akhirnya menetapkan Aan Saputra Wijaya, anak anggota DPRD Wajo sebagai tersangka.

Penetapan tersangka itu terkait aksi penganiayaan yang ia lakukan terhadap juru parkir di Jalan Andi Paggaru, Teddaopu, Kecamatan Tempe, Wajo, Senin 30 Januari 2023 kemarin.

“Sudah (Aan Saputra Wijaya ditetapkan sebagai tersangka). (Sekarang sudah ada) di Polres,” kata Kasat Reskrim Polres Wajo, AKP Theodorus Echeal kepada Herald Sulsel, Rabu 1 Februari 2023.

Aan sempat menjalani pemeriksaan di Polres Wajo. Setelah itu, penyidik pun menetapkan Aan sebagai tersangka 

“Koperatif (saat diperiksa). (Aan Saputra Wijaya) datang ke Polres,” tambah Theodorus.

Saat ini penyidik juga resmi menahan anak anggota DPRD Wajo Zainuddin Ambo Saro itu resmi ditahan di Polres Wajo untuk proses hukum lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, Aan Saputra Wijaya, anak dari anggota DPRD Wajo menganiaya seorang juru parkir. Aksinya itu pun berbeda di media sosial.

Aan bilang, video penganiayaan itu hanya menampilkan separuh dari kejadian yang seutuhnya di lapangan.

Awalnya, ia bersama istrinya datang di lokasi untuk menghadiri acara pernikahan 

Dia kemudian memarkir mobilnya di parkiran gedung pernikahan itu di Jalan Andi Paggaru, Teddaopu, Kecamatan Tempe, Wajo, Senin 30 Januari 2023 kemarin.

“Saat parkir, pintu kaca mobil saya diketuk oleh si jukir dan saya juga mengertilah bahwa mungkin lahan parkirnya yang saya tempati,” kata Aan.

“Lalu saya turun ke dari mobil untuk bicara ke beliau jukir. Mohon maaf bos, saya minta tolong untuk parkir di lahannya bos sedikitlah, karena istri saya hamil besar. Gak bisa jalan jauh. Jadi mungkin nanti juga saya (akan) berikan jalan parkir. Kalau perlu saya hanya naik sebentar ke gedung lalu balik kembali,” sambung Aan dalam video klarifikasinya.

Cekcok mulut pun tak terhindarkan. Termasuk petugas Dishub Wajo, Muh Yusuf yang juga berada di lokasi tersulut emosi.

“Nah si jukir ini memberikan kata-kata yg tidak enak lah. Lalu saya sempat cekcok dan dari Dishub melerai saya jadi saya naik ke gedung,” tambah Aan.

Dia juga mengaku bahwa jukir itu meledeknya. Aan pun memendam emosinya lalu ia luapkan setelah turun dari gedung pernikahan itu. (sak)