HERALD.ID, JAKARTA – Pengamat politik Rocky Gerung menilai ada dua tugas utama yang diamanatkan Undang-Undang Dasar 1945 tidak dijalankan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini disebutnya sebagai perbuatan yang menghina konstitusi.

“Tugas presiden Jokowi cuma dua, cerdaskan kehidupan bangsa dan rawat orang miskin. Itu saja, dua-duanya adalah basis yang telah ditetapkan oleh konstitusi,” terang Rocky dalam Launching Kuning Ijo Biru (KIB) di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Rabu, 1 Februari 2023.

Tindakan menghina konstitusi yang pertama, tutur dia, tingginya gap atau jarak antar si kaya dengan si miskin. Menurutnya, saat ini 80 persen kekayaan Indonesia dikuasai oleh segelintir orang saja.

“Jadi kenapa presiden tidak merawat orang miskin? Karena ada disparitas, empat orang indonesia menguasai 80 persen kekayaan kita. Itu artiya menghina konstitusi,” jelas dia.

Sementara alasan kedua, terletak pada aspek mencerdaskan kehidupan bangsa. Rocky mengatakan, saat ini kecerdasan intelektual atau Intelligence Quotient (IQ) paling rendah dibanding negara Asia lainnya.

“IQ nasional kita tinggal 70. Kita di dalam standar Asia itu ada pada urutan 30 di bawah. Normalnya IQ diatas 100, tapi kita tidak berharap kalau tidak ada perubahan,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, Launching Kuning Ijo Biru (KIB) yang terdiri dari tiga organ pendukung Anies Presiden 2024, menurutnya akan menjadi konsolidasi ide.

“Dengan demikian bahwa perubahan politik harus terjadi demi memenuhi tuntutan konstitusi. Negara ini yang hendak kita pastikan, ke depan memang cuma Anies yang diusir dari Merdeka Selatan (Balai Kota) dan akan pindah ke Merdeka Utara (Istana Negara),” pungkasnya. (*)