Dua Artis di DPR Kritik KPI Award

- Nasional
  • Bagikan
Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi I dengan Komisioner KPI Pusat di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta. (Foto: Runi/dpr.go.id)

HERALD.ID, JAKARTA—Dua artis yang saat ini duduk di DPR RI, Nurul Arifin dan Desi Ratnasari mengeritik Program Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia atau KPI Award. Sorotan mereka terkait kategori.

Hal itu mereka sampaikan saat Komisi I DPR RI melakukan evaluasi kinerja Komisi Penyiaran Indonesia. Menurut Nurul Arifin, penambahan kategori-kategori dalam Program Anugerah Komisi Penyiaran Indonesia tidak tepat.

Nurul mengatakan, pemberian kategori-kategori tersebut terlalu berlebihan dan membuat penghargaan KPI tidak terlihat begitu prestisius. Ia menilai cukup memberikan tiga kategori agar ada rivalitas antar program.

“Tadi Ibu (Komisioner KPI Mimah Susanti) mengatakan akan menambah lagi kategori-kategori dan sebagainya, buat saya cukup lah Bu. Jangan terlalu banyak seremonialnya, jangan terlalu banyak selebrasinya, kerjanya saja diperbanyak gitu,” tegasnya dikutip dari dpr.go.id.

“Jadi buat saya yang party-party pemberian kategori award buat ini, buat itu, ini too much lah ya. Apalagi kalau misalnya tidak substantif. Jadi, jangan terlalu terobsesi dengan memberikan award,” lanjut Nurul di hadapan Komisioner KPI Pusat di Gedung Nusantara II, DPR RI, Senayan, Jakarta.

Anggota Komisi I DPR RI Desy Ratnasari menegaskan, semakin sedikitnya kategori justru akan mendorong dan memotivasi rivalitas antar acara dan stasiun televisi untuk mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi.

“Tapi kalau Ibu buat kategori sesuai dengan banyaknya kategori program, cemen dapatnya KPI award-nya. Jadi biasa aja gitu, nggak seru Bu,” tutur Politisi Fraksi PAN itu.

Menurutnya, dengan hanya adanya tiga kategori dalam award justru akan membuat semua orang berlomba untuk mendapatkan dan hal ini akan membuat award KPI menjadi lebih prestigious.

“Sehingga orang semua pengen dapat dan akhirnya memiliki sebuah norma dan format kerja untuk mengikuti aturan-aturan yang diserahkan atau disiapkan oleh KPI menurut saya. Konteks apresiasinya bagus tapi, jangan diperbanyak menurut saya,” pungkasnya.

Di sisi lain, KPI menilai pemberian penghargaan ini akan mendorong dan memotivasi produksi program acara televisi yang lebih baik.

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan