HERALD.ID, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menanggapi terkait prediksi gempa dari Ahli seismik Belanda Frank Hoogerbeets yang telah membuat heboh di media sosial.

Frank Hoogerbeets sebelumnya juga sempat memprediksi gempa akan terjadi di Turki. Tiga hari setelah itu, Turki diguncang gempa.

Prediksi Frank Hoogerbeets meramal wilayah Kota Makassar akan terjadi gempa pada 3-4 Maret yang menurut BMKG tidak ada.

Menanggapi itu, Danny berharap seluruh masyarakat Kota Makassar terus meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada tuhan.

“Seluruh masyarakat Kota Makassar untuk senantiasa memanjatkan Doa kepada Allah SWT, tuhan yang Maha Kuasa agar Kota Makassar dan wilayah sekitarnya senantiasa terlindung dari segala marabahaya maupun bentuk lainnya,” ujarnya.

Danny mengimbau warga Kota Makassar beragama Islam senantiasa melakukan salat lima waktu, dan salat jumat untuk sentiasa berdoa.

“Untuk umat Kristiani diharapkan berdoa pada setiap hari minggu maupun kegiatan kebaktian lainnya, untuk Umat Hindu, Budha dan Konghucu diharapkan untuk berdoa di rumah ibadah masing-masing,” ucap Danny.

Seluruh orang tua dan masyarakat Kota Makassar juga diminta untuk menjaga anaknya dan keluarganya masing-masing.

“Seluruh masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi kondisi saat ini, namun tetap waspada atau siaga. Terus berdoa dan senantiasa mengharapkan perlindungan dari Allah SWT,” imbau Danny. (*)