Karier Selebgram Ajudan Pribadi yang Ditangkap Kasus Penipuan, dari Kuli Bangunan hingga Jadi Ajudan Pribadi

- HeraldNews
  • Bagikan
Akbar Konyol sang ajudan pribadi yang tertangkap kasus penipuan dan penggelapan. (Foto: Dok Polres Jakbar)
Akbar Konyol sang ajudan pribadi yang tertangkap kasus penipuan dan penggelapan. (Foto: Dok Polres Jakbar)

HERALD.ID, JAKARTA – Ini diceritakan mantan bosnya, ternyata M Akbar atau Akbar Konyol yang dikenal sebagai Ajudan Pribadi, ternyata pernah jadi kuli bangunan. Saat ini, Akbar jadi tersangka kasus penipuan dan penggelapan.

Mantan bosnya, Andi Rukman Nurdin Karumpa membeberkan, Akbar Konyol awalnya kerja serabutan. Mulai dari menjual kelapa di pasar hingga jadi kuli bangunan. Lalu pada 2014, Andi Rukman melihatnya dan memutuskan untuk membawa Akbar ‘Ajudan Pribadi’ untuk bekerja padanya.

Selama bekerja pada Andi Rukman, Ajudan Pribadi diperbantukan di sebuah bisnis event organizer (EO) miliknya. Saat itu, Ajudan Pribadi bertugas memasang tenda jika ada acara tertentu.

“Akbar itu pasang tenda di keluarga saya juga, keluarga saya punya EO, tugas Akbar pasang tenda. Kemudian pasang tenda, sampai giginya ompong gara-gara masang tenda jatuh,” ungkapnya.

Menurut Andi Rukman, dia mendapatkan info bahwa Ajudan Pribadi ingin bekerja dengannya. Karena sosok Ajudan Pribadi yang baik, jujur dan pandai memijat, Andi pun memutuskan menjadikannya sebagai ajudannya.

“Dikasih tahu atas rekomendasi itu, karena dia punya kemampuan mijat, wah anak ini pinter sudah kamu ikut saya ke Jakarta. Sebelum saya bawa saya tanya bagaimana anak ini, atas rekomendasi keluarga saya, ya sudah. Dan memang baik, polos, lugu, tiap hari saya ketawa,” ujarnya.

Andi merasa kaget dan menyayangkan Ajudan Pribadi tersandung kasus penipuan. Sebab, yang dia tahu dulu, Ajudan Pribadi lugu dan polos.

“Jujur saya sangat shocked, karena pengalaman saya pribadi membawa Akbar ke Jakarta pada 2014 itu saya membawa dengan kepolosannya dia, kejujuran, ketulusan,” kata dia.

Pengusaha asal Sulawesi Selatan itu kini hanya mendoakan Ajudan Pribadi, agar kuat menghadapi kasus tersebut. Dia pun meminta Ajudan kooperatif dalam menjalani proses hukum yang ada.“Saya hanya bisa mendoakan semoga dia kuat, saya minta kooperatif mengikuti proses hukum ini. Ini bagian Tuhan mengangkat derajat dia, supaya bisa mengambil hikmah dan tidak melakukan hal itu lagi. Kembali menjadi Akbar,” tambahnya. (bs/asw)

Silahkan kirim ke email: [email protected].
Stay connect With Us :
  • Bagikan