HERALD.ID, NAPLES—Duel ulangan final Piala Eropa 2020 dimenangi Inggris dengan skor 2-1. Sang juara bertahan Italia tak terima dengan kekalahan, menganggap laga di Stadio Diego Armando Maradona paling adil berakhir imbang.

“Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit, kemudian kami kebobolan dua gol setelah dua bola mati; kami seharusnya lebih berhati-hati,” kata Pelatih Italia Roberto Mancini di UEFA.com.

“Kami mendominasi di babak kedua dan mungkin pantas mendapatkan hasil imbang. Kami kecewa dengan hasilnya tapi jalan kita masih panjang,” tegasnya.

Ia mengatakan usaha anak asuhnya sudha maksimal. “Di babak kedua kami berhasil menekan lebih baik, lebih tinggi dan saya melihat tim yang hebat lagi; ini memberi kami harapan,” jelasnya.

“Inggris selalu berbahaya dari bola mati tetapi kami seharusnya tidak kebobolan dua gol itu. Kami masih berhasil untuk menyingsingkan lengan baju dan bermain lebih baik. Jalannya agak menanjak sekarang, tapi mungkin akan berakhir lebih mulus,” tandasnya.

Pelatih Inggris, Gareth Southgate sementara itu menyebut ini kemenangan bersejarah. “Setelah bertahan dengan sepuluh orang, kami berhasil tetap bersatu. Kami berjuang, menderita, dan kemudian membawa pulang kemenangan bersejarah,” ujarnya.

Ia pun langsung fokus ke laga kontra Ukraina. “Sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya, Ukraina. Ini akan sulit karena mereka datang dengan lebih banyak istirahat: mereka tidak bermain malam ini. Kami membutuhkan penggemar kami di Wembley,” jelasnya. (*)