HERALD.ID, JAKARTA—Timnas Indonesia akan menghadapi Burundi di laga uji coba FIFA Sabtu (25/3/2023) malam nanti. Pemain sayap Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar menegaskan laga ini harus mereka menangi.

Bertajuk FIFA match day, akan ada poin kompetitif yang dipertaruhkan dari dua laga melawan Burundi. Peringkat Indonesia yang saat ini berada di posisi ke-141 dalam daftar peringkat FIFA berpotensi terdongkrak seandainya mampu memenangi kedua laga tersebut.

“Pertandingan tentu sangat penting karena kita tahu adalah A match untuk menaikkan ranking FIFA. Kami harus memberikan kemenangan di pertandingan besok (malam ini),” tegas mantan pemain PSM Makassar tersebut dalam jumpa pers jelang pertandingan dikutip dari inilah.com.

Asnawi saat ini bermain untuk klub divisi kedua Korea Selatan Jeonnam Dragons. Meski telah berkarier selama lebih dari dua tahun di luar negeri, namun ia mengaku minim pengalaman bermain melawan pemain-pemain asal Afrika.

Namun, ia tak khawatir masalah itu. “Pemain dalam kondisi yang baik dan semua juga sudah berkumpul. Dengan skema dari pelatih, kami akan memberikan pertandingan yang menarik,” ujarnya.

“Tim analis sudah memberikan pemahaman untuk taktik pada pertandingan. Dan kami akan bermain dengan skema yang diberikan pelatih,” lanjut pemain 23 tahun itu.

Untuk laga ini sendiri, Asnawi mengatakan dirinya kemungkinan tidak berpuasa dulu hari ini. Asnawi menjadi salah satu dari mayoritas pemain muslim yang harus menjalani pemusatan latihan dan pertandingan FIFA match day di bulan suci Ramadan ini.

Hingga kemarin, Asnawi menegaskan tetap menjalankan ibadah puasa. Namun, untuk persiapan laga hari ini, ia mengatakan kemungkinan tidak akan berpuasa dan menggantinya di lain hari.

“Ya kalau persiapan tentunya sangat baik. Untuk saat ini kita juga menjalankan ibadah puasa dan latihan dilakukan malam hari,” Asnawi pada konferensi pers menjelang pertandingan melawan Burundi.

“Mungkin di pertandingan besok (malam ini) kita tidak berpuasa, karena memang sangat penting untuk menjaga tubuh agar bisa bertanding maksimal. Tentunya kita butuh energi yang banyak di pertandingan besok,” lanjut pemain asal Makassar itu.

Pelatih Shin Tae Yong sebelumnya sempat mencuatkan wacana agar para pemain yang berpuasa dapat mengganti puasanya setelah Ramadan. Untuk memecahkan masalah tersebut, pelatih Shin menyatakan akan mendiskusikannya dengan pemuka agama Islam dan para pemain. (*)