HERALD.ID, YERUSALEM—Arab Saudi mengutuk penyerbuan kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem oleh pemukim Israel di bawah perlindungan pasukan Israel.

Cuplikan dari insiden tersebut menunjukkan polisi menemani puluhan pemukim saat mereka berjalan melewati kompleks tersebut, dengan beberapa mengambil foto.

Dikutip dari The National, Kementerian Luar Negeri kerajaan mengatakan negara itu mengecam penyerbuan kompleks tersebut. Menurut Arab Saudi, aksi itu merusak upaya perdamaian dan merupakan pelanggaran prinsip internasional mengenai penghormatan terhadap tempat suci agama.

Mereka mengatakan Arab Saudi berdiri teguh dalam mendukung semua upaya yang bertujuan untuk mengakhiri pendudukan dan mencapai solusi untuk perjuangan Palestina.

Sekretaris Jenderal GCC Jasem Mohamed Albudaiwi juga mengutuk insiden itu.

Dia mengatakan agresi Israel selama Ramadan adalah eskalasi yang berbahaya dan pelanggaran mencolok terhadap hukum internasional, serta provokasi umat Islam di seluruh dunia.

Albudaiwi meminta masyarakat internasional untuk segera campur tangan untuk menghentikan pelanggaran Israel dan mengintensifkan upaya untuk mendorong proses perdamaian.

Dia mengatakan GCC terus menempatkan perjuangan Palestina di atas prioritasnya dan sekali lagi menyerukan agar negara Palestina merdeka didirikan. (*)