HERALD.ID, KATALAN—Real Madrid kalah 2-4 dalam lawatan mereka ke markas Girona. Pemain asal Argentina Taty Castellanos menjadi mimpi buruk Los Blancos.

Kompatriot Lionel Messi asal Argentina itu memborong empat gol tuan rumah. Ini adalah salah satu kebobolan terbanyak dalam sejarah Real Madrid. Khususnya yang dilakukan oleh satu pemain.

Tidak heran jika pelatih Carlo Ancelotti sedikit terpukul dan malu. Menurutnya, kekalahan ini membuat mereka dan penggemar terluka sehingga ia merasa perlu meminta maaf.

“Para penggemar terluka dan kami meminta maaf. Kami juga terluka tetapi kami tahu kami akan berada dalam kondisi yang baik untuk final Copa dan semifinal Liga Champions,” tegasnya di situs Madrid.

Menurut Ancelotti, kebobolan empat gol disebabkan penampilan buruk barisan pertahanan mereka. Ia mengatakan, beknya tidak menunjukkan komitmen yang cukup dalam bertahan.

“Kami melakukan pekerjaan yang baik dengan bola, terutama sejak awal. Kemudian mereka menyerang kami dengan dua gol melalui serangan balik dan kami mencoba untuk kembali ke permainan dengan momen individu, bukan sebagai tim. Kami buruk secara individu dan sisi pertahanan yang hebat dalam beberapa pertandingan terakhir, tidak terlihat di mana pun hari ini,” tegasnya.

“Tim gugup sejak awal dan kemudian kami kehilangan kendali. Tampaknya paruh waktu akan membantu kami tetapi kemudian kami kebobolan lagi dan itu adalah perjuangan yang berat,” tandasnya. (*)