HERALD.ID, JAKARTA – Untuk kaum hawa, ada sejumlah kata-kata yang harus dihindari untuk diucapkan kepada laki-laki. Sebab, hal ini bisa membunuh gairah pria jika diucapkan.

Dalam berhubungan, seharusnya bisa membuat Anda lebih terhubung dengan pasangan. Lewat interaksi baik verbal maupun non-verbal. Kata-kata pun punya peran penting dalam membangun suasana.

Karena itu, sebaiknya jaga harmoninasi di ranjang dengan menghindari kata-kata berikut agar pasangan Anda tidak merasa ‘insecure’ yang dilansir di CNNIndonesia.com.

  1. ‘Udah selesai?’

Pertanyaan ini merujuk pada ejakulasi atau orgasme. Mungkin Anda sudah mencapai batas kemampuan sehingga ingin segera mengakhiri sesi intim. Namun pertanyaan ini malah bisa membunuh mood.

“Ketimbang bertanya demikian, coba ucapkan ‘I really want you to climax’,” ujar Emily Morse, penulis ‘Hot Sex: over 200 things You Can Try Tonight’, mengutip dari Red Book Magazine.

Morse berkata membuat pria tahu betapa Anda ingin melihat si dia bakal membuatnya makin bergairah.

  1. ‘Ah..padahal sedikit lagi’

Ketahuilah, pria menginginkan kepuasan Anda di ranjang. Mendengar Anda mengatakan bahwa dia hampir melakukannya, si dia merasa Anda tidak akan memberinya kesempatan lagi.

Psikiater Reef Karim menyarankan untuk memberikan pria kesempatan kedua dan fokus di situ.

“Jika Anda menginginkan atau membutuhkan gerakan tertentu, beritahu dia. Jika itu tidak terjadi, dan Anda tidak keberatan, memberitahu dia bahwa Anda masih menikmatinya meyakinkan dia bahwa Anda tidak kecewa dengan apa pun yang dia lakukan,” jelasnya.

  1. Mengomentari tubuhnya

Seperti wanita, pria pun bisa merasa ‘insecure’ dengan tubuhnya. Perlu keberanian lebih untuk tampil tanpa busana di depan orang lain dan sebaiknya Anda apresiasi usahanya.

Komentar soal jerawat punggung, tahi lalat, atau apa pun yang menurut Anda ‘aneh’, sebaiknya disimpan setelah bercinta.

  1. Menyampaikan buah pikiran secara acak

Tidak semua hal yang melintas di pikiran harus disampaikan saat itu juga. Mendadak angkat topik soal warna cat kamar atau ikan di akuarium sudah diberi makan benar-benar bukan topik yang diinginkan ada di ranjang.

“Jika pikiran Anda mengembara karena Anda tidak terangsang oleh apa yang terjadi, maka Anda perlu mengubah posisi atau gerakan yang kira-kira berhasil,” jelas edukator seksualitas Ruthie Neustifter.

  1. Reaksi ‘lebay’

Rintihan, erangan, atau suara-suara khas di ranjang memang menambah gairah. Hanya saja, saat Anda berteriak, meronta, malah itu bisa mematikan gairah. Barangkali ini lebih pada memalukan.

Seperti dilansir dari Daily Mail, erangan dan rintihan yang berlebihan saat berciuman, misal, membuat pria 100 persen yakin bahwa Anda memalsukannya.

  1. ‘Aku kelihatan gemukan ya?’

Anda mungkin sedang kurang percaya diri dengan kondisi tubuh dan mencoba mencari validasi dari pasangan. Mau jawaban ‘ya’ atau ‘tidak’, keduanya bakal terdengar salah di telinga Anda.

Biarkan pasangan menikmati tubuh Anda lewat sentuhan-sentuhan sederhana. Tak perlu mengangkat topik soal tubuh yang makin gemuk atau tulang-belulang yang menonjol.

  1. ‘Bisa enggak melakukan apa yang kusuka?’

Jadi, apa yang Anda suka? Ranjang bukan area tebak-tebakan kecuali Anda sedang bermain kuis dengan pasangan. Berasumsi pasangan serba tahu dan meminta dia melakukan apa yang Anda mau, itu seperti selangkah lebih dekat dengan penurunan gairah. (*)