HERALD.ID Ustaz Adi Hidayat mengingatkan umat Islam untuk tidak putus asa dalam bertaubat jika sudah berbuat maksiat.

Ia mengatakan, Allah SWT Maha Pengampun dan Maha Penyayang yang akan selalu menunggu taubat hamba-Nya sampai akhir hayatnya.

Nabi Musa AS adalah salah satu contohnya. Nabi Musa AS pernah membunuh seorang laki-laki kaum Fir’aun tanpa sengaja.

Setelah itu, Nabi Musa AS segera bertaubat dan memohon ampun atas kesalahan yang telah dilakukannya.

Allah SWT menerima taubat Nabi Musa AS dan menjadikannya sebagai salah satu nabi dan rasul-Nya.

Oleh karena itu, Ustaz adi Hidayat mengatakan, agar kita tidak boleh merasa malu dan takut untuk bertaubat kepada Allah SWT.

“Kita harus yakin bahwa Allah SWT tidak akan menolak taubat hamba-Nya yang ikhlas dan bersungguh-sungguh. Allah SWT juga tidak akan mengingat-ingat dosa hamba-Nya yang sudah bertaubat,” jelasnya.

Selain bertaubat, Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan kita untuk melaksanakan amalan ibadah yang dapat menghapus dosa. Amalan-amalan ibadah tersebut, seperti shalat, sedekah, dzikir, dan puasa, dapat menghilangkan kebiasaan maksiat.

Ustaz Adi Hidayat juga menekankan pentingnya memperbaiki hubungan sesama manusia.

“Kita harus meminta maaf dan memperbaiki hubungan dengan orang-orang yang telah kita zalimi atau sakiti, baik sengaja maupun tidak sengaja. Taubat akan lebih sempurna jika kita juga memperbaiki hubungan dengan orang-orang yang berhak atas kita,” katanya.

“Jadi, ketika kita sudah bertaubat, jangan sampai masih menyimpan dendam atau permusuhan dengan orang lain. Kita harus berdamai dan bersikap baik dengan semua orang, terutama orang tua, keluarga, dan lingkungan,” pungkasnya. (*)