HERALD.ID – Ternyata Maureen Arlini Wijayanti, wanita yang diduga berfoto mesra dengan Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah, baru lima bulan menjanda.

Berdasarkan laman mahkamahagung.go.id, 18 April 2023, keluar putusan Pengadilan Agama Palembang Nomor 92/Pdt.G/2023/PA.PLG mengabulkan gugatan cerai penggugat Maureen Arlini Wijayanti binti Bakrie Oemar kepada tergugat KGS Muhammad Lutfi Zen bin KGS. Zainal Anwar.

Wanita yang menjabat Kabid di Bappeda Litbang Pemko Palembang itu, mendaftarkan gugatan cerainya itu pada 6 Januari 2023.

Dalam amar putusan pengadilan yang dipimpin Hakim Ketua Dra.raden Ayu Husna Ar dan Hakim Anggota Muhammad Iqbal, Br dan Dra. Hj. Faridah yang dibacakan pada 18 April 2023, isinya mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian.

“Menjatuhkan talak satu ba’in sughra kepada Tergugat KGS Muhammad Lutfi Zen bin KGS Zainal Anwar, terhadap Penggugat Maureen Arlini Wijayanti binti Bakrie Oemar.
Menyatakan gugatan Penggugat selebihnya yaitu tentang Hak Asuh Anak tidak dapat diterima, membebankan kepada Penggugat untuk membayar biaya perkara sejumlah Rp.250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah),” demikian bunyi Putusan PA PALEMBANG Nomor 92/Pdt.G/2023/PA.PLG seperti dilihat Herald.id, di laman mahkamahagung.go.id, Kamis, 14 September 2023.

Sebelumnya, di jagad Twitter, beredar durasi full video syur mirip Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah (AUK) dengan seorang wanita diduga Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial MAR.

Keduanya diduga sebagai pemeran video mesum yang direkam di dalam sebuah mobil yang sedang terparkir.

Rekaman tersebut tersebar di media sosial. Durasi full video tersebut selama 1 menit.

Dalam video terekam jelas seorang lelaki dan wanita sedang mesum.

Sosok lelaki mengenakan baju lengan pendek. Sedangkan wanita memakai jilbab.

Selain lokasi, video yang beredar di media sosial (medsos) juga merekam waktu merekam video.

Tampak bahwa video mesum itu direkam pada Mei 2023 lalu.

Lebih tepatnya, direkam sekitar pukul 18.23 WIB.

Video ini diduga diambil dari kamera tersembunyi dalam mobil.

Hal ini dilihat sudut pandang objek dalam video.

Namun perlu dicatat, video ini menunjukkan adegan yang cukup gelap.

Membuat identifikasi pihak-pihak yang terlibat menjadi sulit.

Dengan kata lain, dugaan sosok pemeran video seperti yang ramai saat ini belum bisa dipastikan kebenarannya.

Polisi masih melakukan penyelidikan, sebagaimana dikatakan Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi.

“Masih kita cek, kita belum tahu. Ini kan tahun politik ya, jadi kita harus hati-hati. Kita belum bisa bicara banyak,” ujar AKBP Andi Supriadi, dikutip pada Rabu, 13 September 2023.

AKBP Andi Supriadi juga menegaskan, polisi belum menerima aduan masyarakat terkait beredarnya video tersebut.

“Karena kita belum tahu seperti apa, itu cuma foto atau memang video kita juga belum tahu,” sambungnya menjelaskan.

Kabar beredarnya video mesum durasi 1 menit ini heboh, setelah tangkapan layarnya diunggah akun Tiktok pada Senin, 11 September 2023.

Dalam tangkapan layar itu, tampak wanita dan seorang pria yang berada dalam mobil.

Keduanya duduk di kursi penumpang baris kedua.

Keduanya tampak sedang melakukan kontak fisik dengan sangat intim.

Aksi keduanya diduga terekam dari kamera tersembunyi yang ada di dalam mobil.

Waktu rekam diduga terjadi pada Mei 2023 sekitar pukul 18.23 WIB.

Unggahan ini pun langsung mendapat banyak komentar dari para netizen. Sebagai berikut:

@Savitr****: Kok bisa ada kamera ? Siapa yg pasang ? Bini nya ?

@PalangkaR*: wow memang bukan cerita baru lagi kejadian sperti ini dimana2 pasti ada

@donat****: semoga diproses hukum ya.

@KEDAIBAN****: pantas beee duet makan guru ilang… bekayok an

@De***: sapa lah yaa yg pasang kamera di situ

Foto Mesra Juga Tersebar

Sebelum video mesum, terlebih dahulu tersebar foto mesra Plt Bupati Muara Enim Ahmad Usmarwi Kaffah bersama perempuan muda berhijab.

Perempuan muda tersebut bukan istri. Melainkan ASN yang juga pejabat di Pemkot Palembang inisial MAR.

Foto mesra diduga Plt Bupati Muara Enim bareng Kabid Bappeda Litbang Pemko Palembang. (Foto: HO)
Foto mesra diduga Plt Bupati Muara Enim bareng Kabid Bappeda Litbang Pemko Palembang. (Foto: HO)

Foto itu heboh setelah diunggah oleh akun Instagram @arlinisayangkaffah.

Dengan caption bio Love U Never Die My Hubby, akun yang posting foto tersebut diduga akun fake atau palsu.

“Itu akun fake (palsu, red) sebelumnya jika dilihat dari jumlah pengikut dan yang mengikuti itu kebanyakan akun palsu, juga yang memberikan komentar,” tegas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Muara Enim Ardian Arifanardi AP MSi, Jumat, 8 September 2023.

Menurut Ardian, ada banyak sekali kejanggalan-kejanggalan akun @arlinisayangkaffah yang memposting foto-foto tersebut.

Karena sudah meresahkan pihaknya melaporkan akun tersebut ke Kementerian Kominfo.

Karena dugaannya akun tersebut dibuat, dengan tujuan merusak citra Pemkab Muara Enim.

“Akun tersebut kini sudah di banned dan tidak bisa diakses, pihaknya menyayangkan jika masih banyak yang memanfaatkan screenshot akun tersebut untuk tindakan-tindakan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Jawaban Plt Bupati Muara Enim

Hingga saat ini Plt Bupati Muara Enim belum memberikan keterangan resmi terkait video tersebut.

Sementara itu, akun Instagram dari Ahmad Usmarwi Kaffah kini telah digembok.

Terkait itu kepala Bappeda Litbang Kota Palembang Ir H Harrey Hadi, Selasa, 12 September 2023 mengatakan, Maureen Arlini Wijayanti, telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kabid di Bappeda Litbang Kota Palembang.

“Benar, dia sudah mengajukan pemberhentian, tanpa menerima pesangon, sejak empat hari yang lalu,” tegasnya.

Harrey Hadi menegaskan, wanita yang foto mesranya bersama Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah beredar itu, sudah mengajukan pengunduran diri, sebelum foto dan videonya viral di medsos.

“Sebelum videonya viral sudah mengajukan pengunduran diri, empat hari lalu,” tegas Harrey Hadi lagi.

Mengenai vidio oknum ASN bersama Plt Bupati Muara Enim, Ahmad Usmarwi Kaffah yang viral Harrey Hadi mengaku, tidak mau berkomentar.

“Kita tunggu saja pembuktiannya seperti apa,” ujar Harrey Hadi.

Harrey Hadi mengatakan, sebelum terjadi kasus ini selama bekerja Maureen Arlini Wijayanti terbilang bagus.

“Kalau kinerjanya cukup baik, namun kita tetap harus menerapkan praduga tidak bersalah,” ungkap Harrey Hadi. (bs/asw)