HERALD.ID – Mengonsumsi makanan yang tepat sebelum atau sesudah berolahraga dapat meningkatkan hasil yang kamu dapatkan. Sama halnya dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar, tubuh akan membakar karbohidrat sebagai bahan bakar.

Usahakan untuk makan camilan atau makanan kecil satu hingga tiga jam sebelum berolahraga. Kamu dapat mengalami masalah pencernaan jika makan tepat sebelum lari pagi.

Sebab akan lebih banyak darah mengalir ke otot kamu selama berolahraga, sehingga pasokan aliran darah ke pencernaan jadi lebih cepat.

Melansir Klikdokter, berikut beberapa makanan yang tepat dikonsumsi sebelum lari pagi.

  1. Oatmeal dan Susu Rendah Lemak

Jika kamu berolahraga di pagi hari, maka mulailah harimu dengan semangkuk oatmeal berserat tinggi, gandum utuh, dan buah.

Tubuh akan mencerna kombinasi karbohidrat kombinasi ini lebih lambat, sehingga gula darah kamu tetap stabil. Akan tetapi, kamu akan merasa berenergi lebih lama.

Untuk tambahan protein dan kalsium yang membantu pembentukan tulang, campurkan susu rendah lemak. Jenis susu rendah lemak juga membuat berat badan tidak bertambah.

  1. Kacang-Kacangan atau Biji-Bijian

Campuran beberapa jenis kacang-kacangan dikenal sebagai makanan yang baik untuk latihan atau olahraga apapun.

Sebagai contoh, kismis dapat menyajikan energi lebih cepat dan mudah dicerna perut. Kismis bisa dicampurkan segenggam kecil kacang almond yang kaya protein dan lemak tak jenuh untuk menyehatkan jantung.

Biji-bijian dan kacang-kacangan diketahui memiliki antioksidan yang membantu tubuh menggunakan oksigen lebih baik, sehingga memberi hasil olahraga yang lebih optimal.

  1. Pisang

Jika kamu tak punya cukup waktu untuk menyiapkan sarapan, kamu bisa mengonsumsi pisang. Karbohidrat dari buah pisang mudah dicerna dan dapat memberi tenaga tanpa membebani tubuh.

Pisang juga merupakan sumber antioksidan dan potasium yang baik. Mineral tersebut juga dapat membantu mencegah kram otot ketika lari pagi.

  1. Telur dan Roti Gandum

Karbohidrat dari roti gandum akan mengembalikan energi yang terbakar selama berolahraga. Sementara itu, seratnya menjaga kadar gula darah kamu agar tetap seimbang.

Kamu bisa menyajikannya bersama telur untuk mendapatkan protein lengkap, serta sembilan asam amino esensial yang digunakan tubuh untuk membangun otot.

  1. Greek Yoghurt dan Buah

Satu cangkir yoghurt mengandung sekitar 20 gram protein. Kamu dapat menambahkan lebih banyak nutrisi dengan memasukkan buah ke dalam mangkuk yoghurt guna menambahkan karbohidrat untuk memasok energi.

Misalnya, jika kamu menggunakan blueberry yang kaya antioksidan, kamu akan mendapatkan lebih banyak manfaat.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsummi yoghurt dan buah setelah olahraga dapat membantu mengatasi peradangan otot yang disebabkan oleh latihan fisik.

  1. Smoothies Buah

Smoothies yang terbuat dari buah-buahan tanpa tambahan pemanis sangat mudah dicerna. Dengan demikian, kamu tidak akan merasa lesu selama berolahraga.

Siapkan smoothies buatan sendiri di rumah dengan yoghurt dan sumber serat lain yang kaya protein, serta dikemas dalam karbohidrat penambah energi.

Campurkan air atau es ke dalam smoothie untuk membantu tubuh tetap terhidrasi. Penelitian menunjukkan bahwa tidak mendapatkan cukup cairan dapat melemahkan kekuatan dan daya tahan tubuh kamu.

  1. Kopi dan Apel

Jika kamu rutin minum kopi atau latte untuk memulai aktivitas lari pagi, kamu akan mendapatkan protein dari susu serta kafein. Kandungan susu dan kafein dapat meredakan nyeri otot setelah berolahraga.

Selain itu, konsumsi buah apel bisa memberikan asupan karbohidrat berkualitas tinggi.

Perlu diingat, kafein dapat mengacaukan pola atau jam tidurmu. Oleh sebab itu, hindari konsumsi kopi di sore hari. Kamu bisa menukar latte dengan segelas susu rendah lemak atau sepotong keju di sore hari. (*)